Tuesday, December 15, 2020

Rekomendasi Aplikasi Penghasil Cuan :D Dirumah saja tetap Dapet Duit !!!

Hallo Bosskyuuh semua. Perkenalkan aku Patrick Ananta berasal dari Jawa Tengah. Aku sudah lama sekali dirumahkan dikarenakan covid19 sehingga mengharuskan aku berpikir keras bagaimana caranya untuk produktif walau #dirumahaja 

Awal mulanya aku stress karena bingung mau kerja apa. Cari kerja dimana-mana susahnya minta ampun. Kalau enggak kerja, anak istriku mau makan apa? bayar sekolah gimana? 😞



Tetapi saya tetap berdoa kepada Tuhan agar carikan jalan karena ya namanya manusia bisanya berusaha, sepenuhnya Tangan Tuhanlah yang bekerja. Dan akhirnya Tuhan memberikan aku jalan agar aku bisa bekerja, bisa menghidupi anak istriku. 


Tuhan memberikanku jalan untuk menekuni kerjasamaku dengan salah satu aplikasi yaitu VTUBE INDONESIA. Bagaimana tidak bahagia? Bagaiman aku tidak bersyukur? Sumpah ini kerjanya sesimple itu bos, aku bisa mendapatkan cuan setiap bulan hanya dengan rutin menonton 10 Video dalam sehari. 

Videonya pun durasinya sangatlah pendek hanya hitungan detik, sehingga tidak akan menyita waktu kita. 

Dan ini itu sangatlah gampang dan TIDAK DIPUNGUT BIAYA SEPESER PUN!!! 


Kalian pada yang penasaran gimana caranya? aplikasinya download dimana? Gratis beneran enggak? beneran dapat duit atau enggak? Penipuan enggak? MLM bukan? 

Nih daripada kalian dihantui rasa penasaran, silahkan monggo kalian bisa langsung klik saja DISINI nanti disitu aku akan jelaskan dan pandu kalian secara detail, gimana sih sistem kerja di VTUBE Indonesia itu. 

Semisal enggak cocok, boleh left group tidak apa-apa karena di VTUBE ini tidak ada paksaan, tidak ada biaya sama sekali, bagi yang cocok bisa lanjut, yang kurang cocok enggak akan kita nyinyirin kok :)



Semoga postingan saya ini bermanfaat terutama buat teman-teman yang sedang galau mencari pekerjaan, saya berani jamin 100% kalau aplikasi ini sangat membantu apalagi ditengah pandemik seperti ini. 

IG : patrick_vivo
EMAIL : patrickananta10@gmail.com

Suwun Bossskuuu.. #vtube #vtubeindonesia #vtuber #vtubers #kerjadirumahaja #cuan #gajian 

Tuesday, December 3, 2019

Ulang Tahun Ke 15 Solo Grand Mall 2019





Solo Grand Mall (SGM), Selasa (3/12) merayakan HUT ke-15. Berbagai acara diadakan untuk memeriahkan HUT ke-15 dengan mengangkat tema “Cerita Manis 15 tahun Solo Grand Mall.”

Diusungnya tema cerita manis untuk mengenang perjalanan SGM selama 15 tahun, apa yang telah didapat, hasilkan, lalu diungkap kembali.

Pada peringatan hari ulang tahun yang ke 15, Solo Grand Mall (SGM) tetap bertekad mempertahankan konsep sebagai mall yang ramah terhadap masyarakat menengah.

“Sebagai pusat perbelanjaan pertama di Solo, SGM tetap tampil beda dengan berbagai inovasi. Tepat hari ini (Selasa) SGM berulang tahun ke-15.

Serangkaian kegiatan untuk memanjakan para pengunjung. Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis, potong tumpeng tenant of the year didapat oleh 3second, temu bersama rekan bisnis.

Dan Tak ketinggalan cerita manis 15 tahun Solo Grand Mall dengan Guest Star Andmesh Kamaleng yang hadir pada 29 November hingga 3 Desember 2019.


Tari, Kariwitan, Musik Akustik (Hari Disabilitas Internasional)


Pertunjukan Tari, Pertunjukan Karawitan dari YKAB, Musik Akustik dari Komunitas DOM
3 Desember 2019 
Pukul 18.30 WIB



Monday, December 2, 2019

Menebar Cinta melalui Karya Istimewa



Menebar Cinta melalui Karya Istimewa
Hari Disabilitas Internasional
Bentara Budaya Solo bekerja sama dengan Gapai Indonesia
2,3 & 7 Desember 2019
Art Gallery and Performing Art
“Speak Up with Art“

Acara: 
Fashion Show oleh Komunitas Disabilitas
Pantomim dari YRTRW
Solo Pianist dari SLB Bina Putera
Musik Akustik dari Komunitas Disabilitas
2 Desember 2019  
Pukul 18.30 WIB

Pertunjukan Tari, Pertunjukan Karawitan dari YKAB, Musik Akustik dari Komunitas DOM
3 Desember 2019  
Pukul 18.30 WIB
Talkshow HDI Gapai Indonesia 
“Speak Up with Art – Berdaya dengan Karya“
Sabtu, 7 Desember 2019 | Pukul 13.30 - 17.00 WIB
Pembicara:
- Mujadi Tani (Loveland Indonesia) 
- Drs. Munawari (Kabid Layanan Teknis Rehabilitasi BBRSBDF)
- Joko Murtanto (Kreator Difabel dan Pendiri Sekolah)


Menebar Cinta melalui Karya Istimewa, kalimat penanda tema atas terselenggaranya serangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional di bulan Desember 2019. Komunitas pemuda peduli terhadap penyandang difabel yang kini tergabung dalam Yayasan Gerakan Peduli Indonesia Inklusi (GAPAI), ingin mengenalkan bahwa difabel dapat berkarya tanpa intimidasi atas kekurangan mereka. 

Serangkaian acara yang terdiri dari lomba, pameran hasil karya siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), Festival di CFD Slamet Riyadi, dan seminar nasional. Solo sebagai kota yang sudah mencanangkan diri sebagai kota inklusi menjadi pilihan terselenggaranya acara. Kota yang memberi kesempatan dan pemenuhan kebutuhan yang sama bagi disabilitas. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih dekat dengan anak-anak berkebutuhan khusus.  
Mari bersua dan menyaksikan keajaiban dari tangan-tangan mungil mereka di pameran dengan tajuk “Speak Up with Art“ yang akan diselenggarakan 2-3 Desember 2019. Berikan apresiasi dengan memilih satu karya terbaik dari rentetan karya hebat adik-adik hebat. 

Setiap perjalanan akan sampai pada puncaknya. Seperti pula perjalanan Gapai Indonesia dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional 2019. Setelah menapaki awal dengan mengundang adik-adik hebat untuk menggoreskan karya, lalu meluruhkan masyarakat untuk bergembira bersama di CFD Slamet Riyadi, hingga sebuah pameran hasil karya luar biasa yang dilangsungkan selama dua hari, kini tibalah pada tapak yang terakhir. Pada puncak kegembiraan dari seluruh rangkaian akan ditutup dengan talkshow bertema Speak Up with Arts: Berdaya dengan Karya. Menghadirkan Mujadi  Tani aktivis komunitas Loveland Indonesia. Drs. Munawari selaku Kabid Layanan Teknis Rehabilitasi BBRSPDF yang mengabdi untuk para difabel, serta Joko Murtanto, seorang kreator difabel dan pendiri sekolah yang juga mendedikasikan hidupnya untuk sesama. 

Sunday, December 1, 2019

PESONA GANDEKAN #4


Tepat di depan kantor kelurahan gandekan selama seminggu ke depan ada night market. Banyak jajanan yang aduhai murahnya.

Lokananta Music & Food Festival #1








Konten acara:
Culinary
Memories song
Skateboard performance
Photography exhibition
Kids area


Lokananta Music & Food Festival #1 
29 November - 1 Desember 2019 
Pukul 16.00 - 23.00 
Area outdoor Perum PNRI Cabang Surakarta - LOKANANTA 

Jumat, 29 / 11 / 2019 
• Trans Legend (Tribute Queen) 
• Spider G (Girly Pop Punk) 
• Koes Plus Mania 
• Komunitas Skateboard Surakarta 
• GKSC Food Festival 

Sabtu, 30 / 11 / 2019 
• Pameran Fotografi FINIC 
• Koes Plus Mania 
• Komunitas Skateboard Surakarta • GKSC Food Festival 

Minggu, 1 / 12 / 2019 
• Pameran Fotografi FINIC 
• Koes Plus Mania 
• Komunitas Skateboard Surakarta 

• GKSC Food Festival 

SEMARAK BUDAYA INDONESIA 2019




GRATIS DAN TERBUKA UNTUK UMUM

Menampilkan:
- Semarak Candrakirana Art Center (Solo)
- Sanggar Sarwi Retno Budaya (Solo)
- Sanggar Krida Budaya (Solo)
- Sanggar Metta Budaya (Solo)
- Kinarya Soerya Soemirat Pura Mangkunegaran (Solo)
- Sanggar Orek (Solo)
- Sanggar Sang Citra (Solo)
- Sanggar Seni Putra Bongas (Banyumas)
- Sanggar Satria (Wonosobo)
- Sanggar Pradnya (Pacitan)

Dalam mengekspresikan karya-karyanya, seniman membutuhkan sebuah wadah atau panggung untuk menumpahkan ide, gagasan dan imajinasinya. Ya semua ini terlihat dalam Semarak Budaya Indonesia 2019 yang merupakan sebuah pagelaran yang menjadi rumah besar sanggar-sanggar seni di Indonesia yang dibangun untuk menciptakan ruang apresiasi dan aktualisasi bagi kehidupan sanggar-sanggar tari.

Pagelaran ini tidak mempunyai tema yang spesifik, sehingga sanggar-sanggar yang tampil membawakan karya baru yang memiliki ciri khas dari sanggar itu sendiri dan pastinya beda-beda sehingga hasilnya pagelaran ini sarat dengan keragaman seni tari.

Pagelaran ini digagas pertama kali oleh Ibu Ira Kusumorasri, yang ingin membuat wadah sebagai ajang silaturahmi sanggar-sanggar yang ada di Solo yang kemudian malah berkembang se-Jateng dan Indonesia. Dan yang ditampilkan selalu karya-karya terbaik dari sanggar-sanggar yang tampil.

Semarak Budaya Indonesia 2019 sudah memasuki tahun ke 6 yang diselenggarakan oleh Pemuda Indonesia Kreatif (PIK) yang didukung oleh Sanggar Semarak Candra Kirana Art Center, PLN, ABG Production dan Disporapar Jawa Tengah di Dalem Joyokusuman, Jalan Gajahan, Gajahan, Kec. Pasar Kliwon Solo, Jawa Tengah.

Dalem Joyokusuman dulunya Dalem Pangeran Joyokusuman, yang sekarang dikelola oleh Pemkot Solo untuk menjadi sebuah taman budaya Surakarta. Saat ini masih dalam tahap renovasi yang ke depannya dilengkapi fasilitas-fasilitas pendukung yang seterusnya diserahkan dan dikelola oleh Dinas Pariwisata Pemkot Surakarta. Diharapkan kedepannya tempat ini dijadikan ekspresi para seniman dan tempat berdiskusi yang berhubungan dengan keragaman seni budaya Indonesia.

Selain konsep yang ditawarkan, lokasi tempat pagelaran juga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana biasanya acara ini digelar di Balaikambang, pada tahun ini digelar di Dalem Joyokusuman Solo dengan alasan bahwa lokasi ini mempunyai nilai heritage yang layak dihidupkan untuk sebuah pagelaran seni.

SBI menjadi sebuah acara yang berkelanjutan tiap tahunnya dengan harapan di kemudian hari mampu mengajak para pemuda Indonesia untuk dapat mengapresiasi ragam seni budaya Indonesia yang sarat akan keanekaragaman seni budaya tradisi yang mempunyai akar yang kuat.

Memang peserta sementara ini masih terbatas Jawa Tengah dan Jawa Timur saja, tetapi ini semua kedepannya tidak menutup kemungkinan luar 2 daerah ini, dan ini semua menjadi bagian evaluasi panitia. Peserta yang tampil merupakan undangan dari panitia dan proses tarian ini sampai tampil melalui kurasi kurang lebih 2 bulan.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya yang kemudian dirangkai dengan sambutan dari ketua panitia (Apriza Rizal Naim SH), Perwakilan PLN Unit Layanan Surakarta (Didik Supriyadi), Walikota Surakarta yang diwakili oleh Sekda Pemkot Solo (Ir. Ahyani) sekaligus sebagai pembuka acara ini dengan tanda pemukulan Kenong secara bersama-sama.

Acara ini digelar selama dua hari, Jumat dan Sabtu tanggal 29-30 Nopember 2019, dimana pada tanggal 29 Nopember 2019 dibuka oleh Semarak Candra Kirana Solo (Tari Matran Aji). Sanggar Metta Budaya Solo (Tari bedayan Luhuring Driya), Sanggar Satria Wonosobo (Tari Palapa), Sanggar Orek Solo (Tari Eksotika Nusantara), Sanggar Metta Budaya Solo (Tari Laskar Bhayangkari), Sanggar Satria Wonosobo (Tari Genggongan) dan ditutup dari Sanggar Tari Kinarya Soerya Soemirat Pura Mangkunegaran Solo (Tari Indonesia Gemilang).

Kemudian pada tanggal 30 November 2019 diawali dari Sanggar Sang Citra Solo (Tari Dewa Ruci), Sanggar Pradnya Pacitan (Tari Panji Barang Kentrung), Sanggar Seni Puta Bongas Banyumas (Tari Emut-Emut Ngemut), Sanggar Krida Budaya Solo (Tari Buntara Malwa Wirasena) dan ditutup dengan Sanggar Sarwi Retno Budaya Solo (Tari Maharsukma).

Nilai kearifan seni budaya di Semarak Budaya Indonesia 2019 yang ingin ditampilkan, karena Solo terkenal dengan budayanya yang kuat, sehingga banyak tarian yang ditampilkan bercirikan gaya Surakarta dan Jawa Tengah. Tetapi kembali lagi, SBI ini menjadi ajang seni budaya yang kedepannya ingin menjangkau seluruh seni budaya Indonesia.

Semarak Budaya Indonesia 2019 merupakan marketplace yang mempertemukan seniman-seniman tari dengan stakeholder seni tari, sekaligus memperkuat net working antar sanggar. Selain sebagai networking acara ini diharapkan agar para seniman-seniman bersolidaritas kepada sesamanya, sehingga bisa menyatukan konsep kesepahaman dan benefit dari semua ini benar-benar untuk mereka dan apa yang didapat dari acara ini, para seniman inilah yang tahu. Dari event ini banyak sekali seniman-seniman ini kemudian berkolaborasi.

“Semarak Budaya Indonesia 2019 juga dipergunakan untuk membuat motivasi agar seniman-seniman ini mengeluarkan karya baru sehingga keragaman seni budaya semakin bertambah dan tidak pupus termakan jaman, serta mengenalkan keragam seni budaya kepada generasi milenial untuk mengenal, ikut serta karena ditangan merekalah semua ini akan dilanjutkan.”

Saturday, November 30, 2019

Comic Talk "Melihat Indonesia dari Komik" SOLO





Comic Talk "Melihat Indonesia dari Komik" bareng Muhammad "Mice" Misrad dan Patrick Jonbray

Acara bersama @bukune yaitu Comic Talk tentang "Melihat Indonesia dari Komik" bareng penulis buku terkenal @micecartoon.co.id dengan buku nya yang berjudul "Indonesia Banget! 3" dan @jonbrayy dengan bukunya yang berjudul "Komplek Tanpa Faedah."

CILPAA Creativity, Innovative, Learn, Productive of Art in Ability



Pertunjukan Tari, Musik dan Pameran karya Seni Rupa Anak Bangsa
Pagelaran Wayang Lakon Dewa Ruci oleh Dalang Halilintar Cokro Padnobo
Pagelaran Tari oleh AMK


Teknologi memiliki peran penting dalam menunjang kemajuan di dunia pendidikan. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya negara yang berlomba-lomba menciptakan sebuah teknologi untuk mempermudah kehidupan manusia terutama pada bidang pendidikan. Teknologi yang sering mengalami pembaruan dari masa ke masa salah satunya adalah teknologi digital. Peran teknologi digital dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh khususnya dalam aktivitas belajar. 

Manfaat kemajuan teknologi digital dalam bidang pendidikan bagi guru, peserta didik, dan staf karyawan di antaranya adalah: a) dapat memanfaatkan akses dengan mudah dan cepat dalam mencari suatu informasi b) dapat menjalin komunikasi dengan orang lain khususnya untuk mencari informasi yang bermanfaat. dan c) dapat menginternalisasikan suatu gagasan pikiran dalam bentuk teks, grafik, suara maupun gambar. Mencermati fenomena di atas, pendidikan tidak lagi didefinisikan sebagai sebuah proses transfer pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik akan tetapi lebih dari itu, kita sedang mengalami apa yang disebut era digitalisasi pendidikan. Dalam era teknologi digital, peserta didik maupun guru memiliki keleluasaan dalam mempelajari kesenian. Berbagai hal positif yang dapat diperoleh melalui teknologi digital, diantaranya: siswa dapat mencari informasi tentang kesenian apapun dari belahan negara manapun, dapat mengasah daya kepekaan dan kreatifitasnya dalam bidang seni yang mereka minati. 

Melalui kegiatan ini generasi muda dapat mengungkapkan ekspresi jiwa dan pikiran mereka melalui karya. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran dan pengalaman menjadi seorang seniman, apresiator, dan kreator. Berdasarkan paparan di atas, para mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta Program Pascasarjana Program Studi Pendidikan Seni khususnya Semester 2 mempunyai harapan besar agar kegiatan ini dapat direncanakan dan diselenggarakan dengan baik. Mengajak semua pihak untuk berpartisipasi guna mensukseskan acara tersebut.

Festival Seni
CILPAA
Creativity, Innovative, Learn, Productive of Art in Ability
Pertunjukan Tari, Musik dan Pameran karya Seni Rupa
Pagelaran Wayang Lakon Dewa Ruci oleh Dalang Halintar Cokro Padnobo S.Sn., M.Sn.
Pagelaran Tari Bregadha Samber Nyawa oleh Aswa Muswanda Kusuma
Jumat, 29 November 2019 | Pukul 18.00 WIB
@ Bentara Budaya Solo
Mahasiswa Pascasarjana UNS Program Studi Pendidikan Seni mempersembahkan Festival Seni Cilpaa sebagai bentuk kerja sama Tim dalam Mata kuliah manajemen seni pertunjukan. Tema pagelaran ini adalah mengangkat tentang kreativitas, inovatif, pembelajaran, produktif dan kegunaannya dari sebuah seni. Seni tidak hanya berbicara tentang nilainya saja tetapi bagaimana seni mampu berkembang bagi para awam di era saat ini. Untuk itu pagelaran ini mengajak para generasi muda khususnya para pelajar di tingkat SMP berani berekspresi dan berkarya dalam pagelaran ini. Terimakasih kepada @smpbintanglautsurakarta , SMP 1 Surakarta, dan SMP 1 Jaten atas partisipasi menghantarkan putra-putrinya untuk berkarya dalam pagelaran ini. Didukung pula @bentarabudayasolo untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Terimakasih kepada seluruh pihak yang berkenan membantu kami dari awal hingga akhir yang tidak dapat kami sampaikan satu per satu. 
Datang dan saksikan pagelaran ini karena akan didukung oleh Pertunjukan Tari Bregadha Samber Nyawa dari komunitas @amk_surakarta dan pagelaran wayang padat dengan lakon Dewaruci oleh Dhalang Ki @halintar_cokro . Pagelaran ini akan dipandu oleh @damriaprizal sebagai pembawa acara. 
#bentarabudayasurakarta 
#pascasarjanauns 
#salambudaya 
Panitia oleh:
@yulvianto_wibawa 
@agnanovia 
@fatmakiki104 
@s.bawon31 
@rosaartdance 
Photographer event: @danank_daniel_galingsonk

IMAJINARIUM All indie Muziek


Imajinarium, adalah ruang atau tempat yang terjadi sebagai hasil dari manifestasi pikiran dan perasaan seseorang. Imajinarium, sebuah sebutan kelompok yang digunakan sebagai ruang untuk berimajinasi demi mewujudkan karya-karya yang dianggap musikal maupun non-musikal. Beranggotakan: Gandhi Asta (Vokal, Gitar, Keyboard/ Synth), Said Abdullah (Gitar, Vokal latar), Adji Christian (Keyboard/ Synth, Vokal latar), Aufar Almajied (Bass Gitar), dan Bagas Prabowo (Drum/ Percussion), projek ini berlatar keinginan untuk lebih merasa merdeka dalam bermusik. 

Karya-karya yang tercipta banyak memadukan elemen musik untuk kemudian digarap menjadi satu komposisi utuh lagu. Isi lagu terkesan fiksi & fantasi, namun sebagian besar merupakan perwujudan kejadian-kejadian yang terjadi pada pengalaman kehidupan sendiri. Perihal genre musik, “art rock“ lebih dipilih menjadi pijakan dari simbol kebebasan berpikir oleh kelompok mereka. 

Pameran Dan Lomba Kicau Burung Balekambang Kumandang #4



1.211 kontestan mengikuti lomba burung berkicau Balekambang Kumandang #4 yang berlangsung lancar dan kondusif. Mendulang poin tertinggi, Duta ARW dan Paparazi SF dinobatkan sebagai juara umum.

Sejumlah jago papan atas lintas blok bahkan pulau kembali membanjiri kota Solo dengan arena lomba yang begitu legendaris, Taman Balekambang. Inilah salah satu daya tarik dengan magnet yang begitu kuat, yang ingin kembali digelorakan oleh para punggawa PBI Surakarta seperti H. Tomo, Deni, Gilang, Uun, Adhi Dhumillah, Budi Breeder, Wawan, Aradea, dan kawan-kawan.

Para peserta akan kembali meramaikan sejumlah event di penghujung tahun 2019 ini, mulai dari Maliboro Vaganza Jogja (1/120, Satu Tahun Pasti Cirebon (1/12), Akaratu Cup Klaten (15/120, BnR Award Jakarta (15/12), Prahara Bumi Kartini Pati (29/12).


Rekomendasi Aplikasi Penghasil Cuan :D Dirumah saja tetap Dapet Duit !!!

Hallo Bosskyuuh semua. Perkenalkan aku Patrick Ananta berasal dari Jawa Tengah. Aku sudah lama sekali dirumahkan dikarenakan covid19 sehingg...